Home » , , , » 6 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Mengambil Peluang Bisnis Baru

6 Hal Wajib Diperhatikan Sebelum Mengambil Peluang Bisnis Baru

Diposting oleh Mas Is

cara menganalisa peluang usaha
Masih terkait dengan tulisan saya sebelumnya, “Memulai Bisnis Dengan Mental dan Kreativitas”, salah satu hal pokok yang wajib Anda perhatikan selaku seorang entrepreneneur adalah kecermatan dalam memilih bisnis (produk). Tidak dipungkiri, banyak para pengusaha yang gagal disebabkan karena salah dalam memilih produk yang ia pasarkan. Entah karena produk yang ia pilih tersebut sudah usang dan tidak inovatif, atau karena ketatnya persaingan di pasar yang sama. Hal inilah yang seringkali menjadi sebuah dilema bagi para pelaku usaha, apakah ia harus memilih produk baru atau tetap mempertahankan produk yang sudah ada dengan menambahkan sebuah ide unik sehingga menjadi produk yang lebih menarik.

Anda boleh-boleh saja mengungkapkan sebuah gagasan atau ide baru. Entah untuk menciptakan produk yang benar-benar baru atau memodifikasi produk yang sudah ada, bahkan hanya untuk sekedar pengemasan ulang pun sah-sah saja, atau kalau perlu beli dan kemas ulang produk orang lain, silakan saja, toh tidak ada yang tahu selain Anda sendiri dan Yang Maha Kuasa... :)

Ok... Kita ambil contoh seperti apa yang dilakukan oleh Microsoft Word dan yang lainnya, yang memperbarui versi perangkat lunaknya, meskipun hanya memiliki perubahan kecil. Tetap jadi lebih menarik bukan...?

Sudah menjadi sunatullah, untuk tetap eksis dan bisa bertahan hidup, sebuah perusahaan harus terus mencari pasar baru serta peluang-peluang baru dalam rangka meningkatkan keuntungan mereka. Nah, disinilah peran kreativitas benar-benar dibutuhkan. Perusahaan harus bisa menggunakan rencana yang kreatif serta analisis yang tepat untuk menilai kelangsungan hidup peluang bisnis baru yang hendak diambilnya. Nah, berikut ini merupakan enam kriteria pokok yang wajib Anda perhatikan untuk menilai sebuah peluang bisnis baru.

Kriteria Wajib Dalam Menilai Peluang Bisnis Baru


1. Analisa peluang dan persaingan

Langkah pertama adalah Anda perlu melakukan analisa untuk menilai kelangsungan sebuah peluang baru. Lakukan identifikasi dan buat daftar semua produk kompetitor yang beredar di pasar. Untuk selanjutnya coba Anda bandingkan peluang bisnis baru Anda dengan setidaknya tiga produk kompetitor yang paling mirip dalam mengisi kebutuhan pasar.

2. Analisa segmen pasarnya serta peluang yang masih tersisa

Tahap berikutnya perlu dilakukan adalah analisis ukuran atau seberapa besar serta karakteristik pasarnya. Amati seberapa cepat kompetitor baru memasuki pasar tersebut. Anda juga perlu mengumpulkan data pasar untuk setidaknya tiga tahun yang telah berlalu, sehingga tren untuk seluruh industri dan pasar bisa Anda lihat dengan jelas secara keseluruhan. Nah, atas dasar data serta temuan-temuan tersebut, Anda harus bisa membaca dan menentukan apakah ukuran dan karakteristik pasar mendukung produk/jasa terbaru Anda.

3. Siapkan tim penilaian

Anda perlu menyiapkan setidaknya satu orang khusus dalam tim. Orang ini yang nantinya akan Anda beri tanggungjawab penuh untuk melaksanakan ide baru tersebut, sehingga memiliki pengalaman dalam mengimplementasikan ide baru yang ingin Anda jalankan. Hal ini akan menjadi salah satu karakteristik yang akan berkorelasi dengan probabilitas keberhasilan usaha Anda. Orang yang akan Anda tunjuk tersebut harus benar-benar memiliki komitmen hingga ide baru tersebut dapat direalisasikan.

4. Persiapan keuangan

Setiap ide baru untuk pengembangan perusahaan sudah pasti akan membutuhkan investasi dalam pelaksanaannya. Untuk itu, buatlah perkiraan besarnya modal yangakan Anda butuhkan untuk pelaksanaan ide tersebut. Jika ternyata untuk bisa melaksanakan ide ini tidak dapat dibiayai sendiri karena keterbatasan modal yang ada, maka Anda harus mengidentifikasi sumber-sumber alternatif modal tambahan yang diperlukan. Namun sebelum terlanjur melangkah, perlu Anda pastikan bahwa ide yang ngin dijalankan ini harus memiliki kontribusi terhadap kesejahteraan finansial perusahaan nantinya jika sudah diterapkan.

5. Kompatibilitas persyaratan produksi

Sebelum merealisasikan ide baru Anda, Anda juga harus melakukan evaluasi terlebih dahulu terhadap kompatibilitas persyaratan produksi produk baru dengan mesin, pabrik yang ada dan tenaga kerja yang ada saat ini. Jika ternyata Anda tidak dapat mengintegrasikannya ke dalam proses manufaktur yang ada, Anda harus mempertimbangkan biaya lebih seperti membeli pabrik dan peralatan baru dan tentunya penambahan tenaga kerja baru pula.

6. Sinergi

Segala sesuatu yang menyangkut pengembangan serta kinerja perusahaan haruslah memiliki sinergi dengan kemampuan manajemen yang ada di perusahaan Anda serta strategi pemasaran yang mampu untuk Anda jalankan.

Nah, demikianlah keenam kriteria pokok yang harus Anda perhatikan sebelum Anda memutuskan untuk mengambil sebuah peluang bisnis baru, meskipun secara kasat mata peluang tersebut memiliki kontribusi yang positif terhadap perusahaan Anda, alangkah baiknya jika Anda melakukan analisa keenam kriteria di atas.


0 komentar:

Posting Komentar